Postingan

PUISI REMAJA " REMAJA ILALANG (JALANG)"

Remaja Ilalang (Jalang)                                                                              Mberang Udin Masa mu bebas bagai burung Berterbangan di atas langit biru Mengepakan sayap sesuka mu Tak kau hiraukan kemana akan pergi Yang penting terbang tinggi Masa mu indah bagai bunga Bermekaran di pagi hari Indah menghias di taman ilmu Tak kau hiraukan esok kan layu Masa mu bagai batu Keras dan terjal perjalanan mu Tak kau hiraukan akan dibentuk apa dirimu Masa mu bagai ilalang Kemana angin ikut bergoyang Tak penting kemana nanti Tak penting kemana dibawah Yang p...

PUISI " CINTA DI BALIK KABU MALAM"

Cinta di balik kabut malam Mberang Udin Rona merah membakar amarah Sepercik sinar menambah rasa Mencabik hati disenja malam Ku ingin malam menambah indah Hadirkan jiwa semaikan rasa Cinta merangkai kata Hangatkan mimpi dibuaian rindu Cinta di atas anugerah Melambaikan rasa menerpa nestapa Oh cinta.... Gelap dingin tanpa sinar Menerobos ruang menembus batas Oh cinta.... Malam gelap di kabut senja Menunggu sinar mematikan rasa                 (12112010 22. 08)

PUISI " Coretan di tengah malam"

Coretan di tengah malam                                                                                     Mberang Udin Suara malam di tengah sang raja Gemuruh angin menerjang badai Indah bunga laksana angin Menapak hidup di tengah tangisan Wahai anugerah sang pujaan Merangkai mimpi lautan gelombang Menghentak bumi dengan cinta damai Menabur benih di lautan lepas Cinta di atas api Membakar amarah memupuk benih Menuai badai di tengah malam Mimpi-mimpi sang idola Memuja angan melepas khayal Indah di rasa nikmat menggelora Menyambut mimpi di a...

PUISI '' Jerambah Buruk''

Jerambah Buruk Mberang Udin Lagak pahlwan di zaman perang Petantang petenteng membawa pedang Tak kau hiraukan jeritan sanak dulur Tak peduli upat kanan kiri Melenggok cak ular kepanasan Teriak di kerumunan buta tuli Bernyanyi di panggung yang bisu Pamerkan mahkota raja di tepian mandi Seakan dunia milik mu sendiri Tunggulah.... Tunggulah wahai tuan ku Jerambah tak kan selama nya gagah Tiang tak selamanya kuat Tunggulah tuan.... jerambah akan buruk Tiang-tiang kesombongan akan runtuh Hanyut terhempas badai langit Kayu penyanggan akan lapuk Dijadikan kayu bakar Jerambah tak lagi terpakai tiang jadi tugu yang mematung jasa mu tak lagi teringat paku berkarat yang bernostalgia kau pernah jadi tuan nya (05042013 14. 08)

PUISI

Bintang di telapak tangan Mberang Udin Asah mengadap langit dimalam bersalju Beruntaian mutiara tengadah kedua tangan Tetesan semangat membakar hati yang khusuk Melebur jadi lempengan bintang Diam menyulam benang-benang jalan Mendaki puncak menuju cahaya cakrawala Menunggu meteor jatuh ‘kan ku kejar sampai ku genggam Keringat lebat menumbangkan angkuh Mengubur gagak hitam kesombongan Meninggalkan telapak kaki menuju surga Ku ingin emas itu jatuh Ku gapai amanah lugu Berpadu jadi gunungan bahagia Hingga bintang pun di telapak tangan ku (23032013 10:58 )